Consumer Reports: GX 460 Aman
Tindakan cepat Toyota Motor Corp. untuk memperbaiki software electronic stability control (ESC) SUV Lexus GX460 direspon majalah Consumer Reports. Paska uji, Consumer Reports menyimpulkan SUV mewah ini aman setelah mereka melakukan uji ulang. April lalu, Consumer Reports mengumumkan hasil uji emergency handling pada Lexus GX dan disimpulkan ESC tidak bereaksi cukup cepat sehingga mobil tergelincir saat uji of lift-off oversteer . Menurut penguji dari majalah itu, resiko kondisi ini cukup besar, bisa menyebabkan SUV itu terguling di manuver-manuver yang biasa saja dan sering dilakukan pengemudi. Majalah itu kemudian memberi label "don’t buy" pada SUV ini. Toyota cepat bersikap. Mereka menghentikan penjualan dan melakukan recall untuk meng-update software ESC untuk menjawab keluhan majalah itu. Perbaikan itu berhasil dan tepat sasaran. Majalah itu yang khusus membeli SUV Lexus GX 460 untuk pengujian pertama, membawa mobilnya ke dealer untuk perbaikan sesuai program recall. Untuk menghindari perlakuan khusus dari dealer, editor majalah ini menyembunyikan identitasnya. "Kami kemudian menguji SUV secara penuh dengan mengikuti seluruh rangkaian emergency handling test. Kali ini ESC system berreaksi lebih cepat dan bagian belakang tidak tergelincir keluar saat lift-off oversteer test," demikian pernyataan Consumer Test. Puas dengan hasil uji, Consumer Report mencabut peringatan "don’t buy". Akhir April, Toyota kembali menjual SUV ini setelah menyempurnakan software ESC-nya. ESC adalah sistem elektronik yang tugasnya menjaga mobil tetap stabil saat bermanuver, terutama di tikungan. ESC bekerja dengan mengurangi bahkan menghentikan pasokan tenaga ke roda, melakukan pengereman ke roda tertentu agar mobil tetap mendapat traksi maksimun dan tidak tergelincir. Fitur ini diakui efektif mencegah mobil mengalami kecelakaan tunggal.
|
||||
| ARCHIVES | Page 1 of 6 | NEXT | ||
